*Politik

Polri Diminta Bongkar CCTV Rutan Mako Brimob

Pengamat ‎terorisme, Harits Abu Ulya meminta jajaran Polri membongkar rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Salemba dalam area Mako Brimob, Kepala Dua, Depok. Sebab, menurut Harits, rekaman itu bisa menjelaskan secara utuh dan terang benderang kejadian kericuhan napi teroris di Blok C yang menewaskan lima anggota Polri. “Di Rutan semestinya ada CCTV, mungkin rekamannya akan bisa bantu jelaskan peristiwa yang terjadi,” ‎kata Harits seperti dilansir Okezone, Jumat (11/5/2018).

Menurut Direktur The Community Of Ideological Islamic Analyst (CIIA) tersebut, dengan adanya rekaman utuh CCTV di area Rutan Mako Brimob dapat menjadikan pembelajaran untuk pembenahan internal pihak Polri kedepan. “Karena perlu kajian komprehensif untuk dapat rumuskan solusi yang tepat kedepannya. Baik dalam konteks solusi perbaikan kwalitas dan profesionalisme SDM aparaturnya, sistem dan infrastrukturnya termasuk terkait treatmen yang tepat bagi napiter,” terangnya.

Harits memastikan, Rutan sekelas Mako Brimob pasti dipasang CCTV. Namun memang, hingga saat ini belum ada pihak kepolisian yang angkat bicara terkait CCTV tersebut. Upaya pengungkapan rekaman CCTV menurut Harits untuk menselaraskan kronologi versi kepolisian. “Untuk bantu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, kalau engga ada CCTV, rutan dengan maksimum security,” pungkasnya.‎

sumber: okezone.com

Iklan