Tak Berkategori

Pembobolan ATM BRI, Orang Dalam Terlibat ?

Pembobolan ATM BRI, Orang Dalam Terlibat

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, pembobolan ATM BRI di Kediri, Jawa Timur, diduga dilakukan oleh sindikat. Menurut dia, kemungkinan besar oknum orang dalam bank juga turut andil memuluskan kerja sindikat tersebut. “Ini kemungkinan ada oknum di bank itu terlibat. Saya masih mengatakan kemungkinan karena ini masih pendalaman,” ujar Setyo di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/3/2018). Nasabah yang menjadi korban kian bertambah. Saat ini tercatat korban mencapai 84 orang yang terdiri dari 33 orang dari cabang BRI Ngadiluwih dan 51 orang lainnya dari cabang BRI Purwokerto. Benarkah karena skimming ?

Setyo mengatakan, saat ini kepolisian masih menyelidiki untuk menghimpun bukti dan keterangan. Dengan demikian, diketahui konstruksi hukumnya untuk diproses lebih lanjut. “Ini sedang diteliti apakah saat memasukan ATM atau dalam sistemnya diselewengkan,” kata Setyo. “Pelakunya oknum, bukan melibatkan institusinya. Dia tahu sistemnya, kemudian mainkan sistem,” lanjut dia.

Kasus tersebut diduga kuat terkait dengan kejahatan perbankan dengan metode skimming, yakni pencurian data nasabah dengan menggunakan perangkat yang dipasang di mesin ATM. Sebelumnya, belasan nasabah bank BRI Unit Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kehilangan uang tabungannya secara misterius.

Uang tabungan milik nasabah itu tiba-tiba berkurang dengan variasi antara Rp 500.000, Rp 4 juta, bahkan ada juga yang mencapai Rp 10 juta.

PT BRI meminta nasabah dan masyarakat tidak panik terkait kabar adanya kasus pembobolan dana nasabah. BRI memastikan akan bertanggung jawab apabila ada nasabah yang dirugikan akibat kejahatan perbankan dengan metode skimming.

Iklan

Kategori:Tak Berkategori