*Ekonomis

Tokoh Indonesia: Sri Mulyani Menteri Keuangan Terbaik Di Dunia, Tetapi Kontradiktif Dengan Ekonomi Indonesia ?

wp-1517529014676..jpgTokoh Indonesia: Sri Mulyani Menteri Keuangan Terbaik Di Dunia, Tetapi Kontradiktif Dengan Ekonomi Indonesia ?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapatkan Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab. Penghargaan tersebut diserahkan oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum. Penghargaan ini merupakan penghargaan global yang diberikan kepada satu orang menteri dari semua negara di dunia setiap tahunnya dan mulai diberikan pada 2016. Proses seleksi dan penentuan pemenangnya dilakukan oleh lembaga independen Ernst & Young dan diselenggarakan oleh World Government Summit.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani menyampaikan apresiasinya sebagai penerima pertama dari Asia yang menerima penghargaan tersebut. Dia mengatakan penghargaan ini merupakan pengakuan atas kerja kolektif Pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya di bidang ekonomi.

Menteri Keuangan (Menkeu) juga mendedikasikan penghargaan tersebut kepada 257 juta rakyat Indonesia dan 78.164 jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang telah bekerja keras untuk mengelola keuangan negara dengan integritas dan komitmen tinggi untuk menciptakan kesejahteraan rakyat yang merata dan berkeadilan. Menurutnya, berbagai upaya reformasi kebijakan telah dicanangkan di Kemenkeu dengan tujuan mendorong kebijakan fiskal menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Reformasi birokasi di Kemenkeu juga diklaim sudah membuahkan banyak hasil.

World Government Summit merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dan melibatkan pemimpin pemerintahan dari seluruh dunia dalam suatu forum dialog global tentang proses pemerintahan dan kebijakan publik serta kaitannya dengan teknologi, inovasi, dan topik lain. Forum ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara pejabat pemerintah, penentu kebijakan, pakar, dan pimpinan sektor swasta untuk melihat tren masa depan dan implikasinya bagi kemanusiaan. World Government Summit dihadiri lebih dari 4.000 peserta dan 90 pembicara dari 150 negara dan lembaga internasional. Melalui dukungan pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum, World Government Summit dimulai oleh sekelompok ahli dari berbagai bidang sebagai upaya untuk membawa segenap pemimpin pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat sipil dalam satu forum bersama. Tujuannya adalah untuk memperbaiki kehidupan 7 miliar penduduk dunia.

wp-1517498834321..jpg

wp-1517529014676..jpg

Respon Tokoh Indonesia

  • Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan tak ada yang bisa dibanggakan dari penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) yang diberikan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Menurutnya, penghargaan itu diberikan kepada Sri jika telah berhasil membuat kehidupan rakyat lebih sejahtera. “Apa yang harus dibanggakan? Kalau mau bangga itu, ya kalau rakyat kita merasa bahwa kehidupan kita lebih mudah,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/2). Fadli menilai penghargaan menteri terbaik di dunia kepada Sri itu tidak menguntungkan rakyat Indonesia. Penghargaan menteri terbaik, kata Fadli, seharusnya datang dari rakyat karena Sri telah membuat kehidupan mereka lebih baik. “Ya menurut saya penghargaan itu dari luar, bukan menguntungkan Indonesia,” tegasnya.Lebih lanjut, dia mempertanyakan indikator penilaian yang membuat Sri dinobatkan sebagai menteri terbaik. Padahal nyatanya sejumlah target perekonomian dari pemerintah tidak tercapai. Contohnya, target pertumbuhan ekonomi yang dijanjikan Presiden Joko Widodo sebesar 7-8 persen. Kemudian, target pendapatan negara dari sektor pajak pun dianggap belum tercapai. “Menteri terbaik keuangan dunia katanya, ini harus ada ukuran jelas itu apa. Sementara kalau kita lihat apa yang ditarget tidak tercapai, pertumbuhan tidak tercapai apa yang ditargetkan di APBN tidak tercapai apalagi target dari janji presiden 7-8 persen jauh sekali,” ujar Fadli. Tak hanya itu, Fadli mengklaim pencabutan subsidi karena besarnya utang negara melonjak tinggi. “Subsidi kan harusnya hak rakyat tapi kemudian dihabisi di situ utang juga sudah semakin melonjak dan mencapai rekor nasional lah kita itu di bawah kepemimpinan keuangan ibu Sri Mulyani,” tandasnya. Diberitakan sebelumnya, Sri Mulyani mendapatkan Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Arab Emirates. Dalam sambutannya, Sri Mulyani menyampaikan apresiasinya menjadi resipien pertama dari Asia yang menerima penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas kerja kolektif pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya di bidang ekonomi. Dia juga mendedikasikan penghargaan tersebut kepada 257 juta rakyat Indonesia dan 78.164 jajaran Kementerian Keuangan yang telah bekerja keras untuk mengelola keuangan negara dengan integritas dan komitmen tinggi untuk menciptakan kesejahteraan rakyat yang merata dan berkeadilan
  • Konsultan politik yang mendirikan banyak lembaga survei, Denny JA memberikan tanggapan menohok atas keberhasilan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang terpilih sebagai menteri terbaik di dunia. Dilansir dari TribunWow.com, melalui akun Twitter Denny JA @DennyJA_WORLD, ia menuliskan cuitannya itu, Minggu (11/2/2018). Diketahui, Menteri Sri Mulyani Indrawati meraih penghargaan sebagai Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Govenment Summit, Minggu (11/2/2018) di Dubai, Uni Arab Emirates (UAE). Penghargaan tersebut diberikan kepada satu orang menteri dari semua negara di dunia setiap tahunnya. Saat penyerahan penghargaan untuk Sri Mulyani, pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum tampak menyerahkan langsung. Sri Mulyani saat raih penghargaan di Wolrd Government Summit (Wolrd Government Summit) Penghargaan yang mulai diberikan pada 2016 ini didapat melalui proses seleksi yang ketat dan penentuannya dilakukan oleh lembaga independen Ernst & Young dan diselenggarakan oleh Wolrd Government Summit. Merasa bahagia dengan pengharaagn itu, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa penghargaan ini adalah pengakuan atas kerja kolektif pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya dalam bidang ekonomi. Tak hanya itu, Sri Mulyani menyatakan jika penghargaan yang ia dapatkan didedikasikan kepada 257 juta rakyat Indonesia dan 78.164 jajaran Kemenkeu. Menganggapi hal tersebut, Denny JA mengaku bangga dengan Sri Mulyani. Namun, Denny juga membeberkan jika penghargaan yang didapatkan Sri Mulyani itu tidak sebanding dengan realitas masyarakat Indonesia.  Denny menyatakan itu melalui hasil survei yang ia baca soal ketidakpuasan masyarakat dengan ekonomi Indonesia, seperti: pengangguran, kenaikan sembako, dan lain-lain. “Saya bangga dengan Sri Mulyani, menteri ekonomi, terpilih sebagai menteri terbaik dunia. Namun saya prihatin membaca hasil survei: mayoritas publik tak puas kondisi ekonomi: harga sembako, pengangguran, dll. Apa yg terjadi? Bagaimana menjelaskan 2 realitas itu?,” tulis Denny JA.
  • Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan mengingatkan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati agar jangan sampai lupa diri atas prestasi yang diraihnya sebagai Menteri Terbaik di Dunia dalam World Government Summit di Dubai, Uni Emirat Arab. Menurutnya Indonesia masih banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan oleh SMI. Dimana salah satu contohnya untuk menghadirkan postur APBN yang kredibel. “Ini adalah janji SMI yang belum dilunasi. Bahwa bagaimana postur APBN kita bisa benar-benar kredibel tanpa pemborosan di sana-sini,” ujar Heri di Gedung DPR RI, Jakarta, pada hari Senin (12/2). Sri Mulyani Jadi Menteri Terbaik Dunia, Ini Kata Fadli Zon dan Habiburokhman Menurutnya perhargaan yang dinobatkan kepada SMI harus dijadikan cambuk untuk membebaskan lebih dari 250 juta jiwa dari beban hutang. “SMI jangan sampai terlena oleh rasio hutang yang sering disebut masih aman itu. Kita tahu, rasio hutang terus menunjukkan angka yang naik. Tahun 2014 sebesar 24,7 persen, tahun 2015 naik tajam ke 27,4 persen, lalu tahun 2016 menjadi 27,9 persen, tahun 2017 ada di angka 28,2 persen. Tahun 2018 diproyeksi bisa menyentuh angka 29 persen terhadap PDB,” tuturnya. “Ini adalah pekerjaan rumah yang besar yang harus dipecahkan terus-menerus. Itu tidak selesai dengan sanjungan, pujian, dan penghargaan,” pungkasnya.Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan Terbaik Dunia,

wp-1515775371192..jpg

Iklan