10 Wisata Indonesia

10 Fakta Tentang Pulau Komodo, Tempat Wisata Alam Terbaik Di Dunia

wp-1514158972800..jpg10 Fakta Tentang Pulau Komodo, Tempat Wisata Alam Terbaik Di Dunia

  1. Pulau Komodo ditetapkan sebagai situs warisan dunia pada tahun 1986 oleh UNESCO karena komodo hanya bisa ditemui di kawasan ini. Selain itu, Pulau Komodo juga mendapatkan penghargaan sebagai New Seven Wonders of Nature yang merupakan penghargaan untuk tujuh tempat wisata alam terbaik di dunia. Penentuan pemenang berdasarkan voting dan penelitian para ahli.
  2. Pulau Komodo merupakan pulau yang terletak di Kepulauan Flores.  Pulau ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo yang berada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.
  3. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  4. Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.
  5. Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong.
  6. Pulau Komodo juga diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, karena dalam wilayah Taman Nasional Komodo, bersama dengan Pulau Rinca, Pulau Padar dan Gili Motang
  7. Sejarah. Pada tahun 1910 orang Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.
  8. Tahun 2009, Taman Nasional Komodo dinobatkan menjadi finalis “New Seven Wonders of Nature” yang baru diumumkan pada tahun 2010 melalui voting secara online di http://www.N7W.com.Pada tanggal 11 November 2011, New 7 Wonders telah mengumumkan pemenang sementara, dan Taman Nasional Komodo masuk kedalam jajaran pemenang tersebut bersama dengan, Hutan Amazon, Teluk Halong, Air Terjun Iguazu, Pulau Jeju, Sungai Bawah Tanah Puerto Princesa, dan Table Mountain. Taman Nasional Komodo mendapatkan suara terbanyak
  9. Untuk sampai ke sini dari Bandara Komodo, Anda harus menempuh perjalanan darat menuju ke Pelabuhan Labuan Bajo dan siap berangkat ke Pulau Komodo dengan menggunakan kapal-kapal nelayan.
  10. Setelah sampai di Pulau Komodo, Anda dapat melihat hewan komodo berkembang dengan baik. Hasil sensus terakhir menunjukkan bahwa populasi komodo di pulau ini mencapai sekitar 2.000 ekor lebih. Populasi Komodi terus dijaga, dengan alam bebas tempat hidupnya yang juga dijaga dengan baik. Dengan alam savana yang menghasilkan pesona yang eksosis, banyak turis domestik dan mancanegara yang datang ke pulau ini.  Komodo sendiri merupakan binatang reptil sejenis kadal raksasa pemakan daging yang panjangnya bisa mencapai 2 hinga 3 meter dengan berat sekitar 165 kg. Binatang ini memiliki nama ilmiah Varanus Komodoensis, sedangkan warga setempat menyebut binatang ini dengan nama Ora dengan  mangsa utama babi, kuda, rusa, musang, kerbau dan beruk.

wp-1514159337564..jpgwp-1514158972800..jpg

Iklan