10 Wisata Indonesia

10 Fakta Tentang Keindahan Pantai Kuta

wp-1514158972800..jpg10 Fakta Tentang Keindahan Pantai Kuta

  1. Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak kecamatan Kuta, sebelah selatan Kota Denpasar, Bali, Indonesia. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal tahun 1970-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur. Selain itu, Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.
  2. Sebelum menjadi objek wisata, Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang tempat produk lokal diperdagangkan kepada pembeli dari luar Bali. Pada abad ke-19, Mads Lange, seorang pedagang Denmark, datang ke Bali dan mendirikan basis perdagangan di Kuta. Ia ahli bernegosiasi sehingga dirinya terkenal di antara raja-raja Bali dan Belanda.
  3. Selanjutnya, Hugh Mahbett menerbitkan sebuah buku berjudul “Praise to Kuta” yang berisi ajakan kepada masyarakat setempat untuk menyiapkan fasilitas akomodasi wisata. Tujuannya untuk mengantisipasi ledakan wisatawan yang berkunjung ke Bali. Buku itu kemudian menginspirasi banyak orang untuk membangun fasilitas wisata seperti penginapan, restoran dan tempat hiburan.
  4. Berselancar. Berselancar di Pantai Kuta memang mengasyikkan terutama bagi yang menyukai surfing. Penyewaan papan surfing juga cukup murah sekitar Rp 100.000 per jam. Bagi yang belum pernah main surfing atau selancar, akan dipandu oleh instruktur handal agar tahu teknik berselancar khususnya bagi pemula. Pantai Kuta terkenal memiliki ombak yang bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula. Selain keindahan pantai, wisata pantai Kuta juga menawarkan berbagai jenis hiburan seperti bar, restoran, pertokoan, restoran, hotel, dan toko-toko kelontong, serta pedagang kaki lima di sepanjang pantai menuju pantai Legian.

  5. Pantai Kuta dapat ditempuh dengan waktu sekitar 10 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai dalam kondisi jalanan lancar. Sebagai tempat wisata pantai, pantai Kuta dilengkapi lahan parkir di sepanjang pantai, kamar mandi umum, payung pantai, kios makanan dan minuman, serta tempat penyewaan papan selancar.
  6. Pantai Kuta yang berbatasan dengan Jalan Pantai Kuta yang searah dengan Jalan Legian ini memiliki panorama pantai yang cukup menawan. Dengan hambatan pasir putih, Pantai Kuta adalah kawasan lepas pantai selatan Indonesia yang terkadang ombaknya cukup tinggi. Dengan ditumbuh pepohonan di sepanjang pantai, membuat wisatawan sangat betah bersama-sama di pantai pada saat siang dengan kondisi matahari terik sekalipun. Di Pantai Kuta, wisatawan dijamin aman dan nyaman karena penjagaan dari Santgas Pantai Kuta memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan yang kemungkinan takut ada gangguan kriminalitas. Satgas Keamanan Pantai Kuta selalu memberikan peringatan dengan pengeras suara untuk tetap berhati-hati jika membawa barang bawaan dan anak-anak.

  7. Permasalahan sampah. Mengangkut sampah di Pantai Kuta. Setiap tahun, pengunjung pantai Kuta kerap mengeluhkan masalah kebersihan dan tumpukan sampah di pantai Kuta, terutama saat musim liburan. Hal tersebut mempengaruhi penilaian wisatawan domestik maupun manca negara terhadap citra pantai Kuta. Selain disebabkan aktivitas pengunjung dan penjual di sepanjang pantai Kuta, sampah-sampah di pantai Kuta juga diakibatkan hembusan angin barat setiap tahunnya yang membawa sampah dari muara-muara sungai terdekat ke pantai. Permasalahan ini berusaha diatasi oleh prajuru Desa Adat Kuta dan anggota Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) yang merupakan mitra dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung. Setiap pagi, Dinas Kebersihan dan Pertamanan juga aktif mengoperasikan mobil loader untuk memunguti sampah di pagi hari. Permasalahan ini juga memperoleh perhatian utama dari TNI, berbagai organisasi masyarakat, dan industri-industri pariwisata yang berada di wilayah Pantai Kuta.
  8. Patung Penyu Raksasa di Pantai Kuta, Selain menikmati keindahan pantai, wisatawan juga bisa berkunjung di patung penyu raksasa yang lokasinya berdampingan dengan kantor Satgas Pantai Kuta. Di tempat ini terdapat budidaya penyu. Wisatawan bisa melihat langsung proses penetapan penyu dan pemeliharaan tukik atau anak penyu yang sudah menetas. Bahkan, wisatawan juga diberi kesempatan ikut serta kegiatan lepas tukik jika tukik tersebut sudah bisa dilepas ke pantai. Di lokasi ini terdapat papan bergambar penyu yang berisi lubang untuk kepala manusia pada saat ingin berfoto sebagai kenang-kenangan. Wisatawan asing yang cinta penyu sering ikut melepas tukik, tidak hanya anak-anak, wisatawan dewasa juga beramai-ramai melepas tukik yang waktunya berkala.

  9. Tato Temporer (Temporary Tatoo) Di Pantai Kuta, tato temporer cukup digemari oleh wisatawan terutama wisatawan domestik. Harganya juga relatif murah dari Rp 50.000 hingga Rp 300.000, tergantung ukuran dan motif gambarnya. Tato yang terbuat dengan bahan serbuk Hena, dan akan hilang sekitar dua minggu. Harganya murah, ada Rp 50.000, Rp 75.000

  10. Leyeh-leyeh di pasir tanpa kotor. Jika wisatawan berkunjung ke Pantai Kuta dan tidak mau kotor bajunya, tenang saja, ada penyewaan Tikar dengan harga murah. Penyewaan tikar biasanya dihargai mulai Rp 10.000 hingga Rp 15.000. Ukurannya memang kecil, sekitar 50 cm kali 100 cm. Lumayan bagi yang tidak mau baju yang dikenakan kotor atau bisa saja menyewa tikar untuk meletakkan tas atau makanan yang dibawa. Sedangkan untuk sewa kursi tidur sambil menikmati matahari tenggelam seharga 50 ribu perjam.

     

     

wp-1514159337564..jpgwp-1514158972800..jpg

 

Iklan