*Lingkungan Hidup

10 Fakta  Tentang Proyek Reklamasi

10 Fakta  Tentang Proyek Reklamasi

  1.  PT Jakarta Propertindo menyatakan reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta sudah dapat dimulai pada 2014 untuk satu pulau, sisanya direncanakan dimulai 2015. Reklamasi yang ditangani sepenuhnya oleh swasta ini diperkirakan menelan investasi Rp200 triliun lebih.
  2. Berdasarkan penelusuran lainnya, diketahui perusahaan Belanda yang mengerjakan proyek reklamasi pulau tersebut bernama Boskalis dan Van Oord. Pada situsnya, dua perusahaan ini menyebut diri sebagai spesialis reklamasi dan pengurukan pasir. Boskalis telah melakukan joint venture dengan Van Oord dalam kontrak mereklamasi lahan seluas 160 hektare dan pengurukan pasir bervolume sebanyak 20 juta kubik di Teluk Jakarta. Pasir yang dibutuhkan cukup banyak. Pulau buatan tersebut didesain memenuhi tinggi empat meter ke atas dan lima meter ke bawah dari permukaan air laut. Pasir yang dibutuhkan cukup banyak, hampir setinggi 10 meter. Satu pulau bisa dua sampai tiga tahun, baru selesai proses (pengurukan).
  3. Proyek yang dicetuskan sejak 1995 namun izin prinsipnya diperpanjang pada tengah 2014 ini diharapkan tuntas dalam 4 tahun mendatang. Para investor yang belum memulai fisik masih harus menyelesaikan kajian analisis dampak lingkungan (amdal).
  4. Budi Karya Sumadi, Direktur Jakarta Propertindo, yang ditunjuk menjadi koordinator reklamasi, menjelaskan”Rata-rata untuk penanganan 1 meter akan menelan investasi Rp3-4 juta, dengan luas rata-rata satu pulau 350 hektar,” jelas Budi seperti dilansir   Bisnis.com di Jakarta, Kamis (20/11/2014).
  5. Konsep pulau buatan ini terdiri dari kanal-kanal untuk menahan desakan air laut dan sistem pengolahan air limbah agar tidak mencemari lingkungan. Reklamasi Pantai Utara Jakarta terbentuk dalam tiga zona kawasan yakni Zona Barat, Tengah dan Timur.
  6. Pada zona barat, daerah meliputi Pantai Mutiara, Pantai Hijau di daerah Pluit serta wilayah Pelabuhan Perikanan Muara Angke dan daerah proyek Pantai Indah Kapuk .
  7. Sedangkan Zona Tengah, meliputi wilayah Muara Baru dan wilayah Sunda Kelapa, begitu pula daerah Kota, Ancol Barat dan Ancol Timur hingga batas Pelabuhan Tanjung Priok. Sedangkan zona timur, yang meliputi wilayah Pelabuhan Tanjung Priok ke Timur hingga daerah Marunda.
  8. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, Reklamasi Pantura Jakarta akan membentang sepanjang garis pantai Jakarta pada areal sepanjang 32 km dengan lebar rata-rata 2 km sampai kedalaman 8 m dengan kebutuhan bahan urugan sebanyak 330 juta meter kubik.
  9. Kawasan ini diperkirakan dapat menampung 1,7 juta jiwa.
  10. Kementerian Lingkungan Hidup menolak proyek ini dan menerbitkan keputusan yang digugat oleh para pengembang, namun pada 2011 melalui keputusan Peninjauan Kembali, Mahkamah Agung menyatakan proyek ini legal dan dapat diteruskan.
Iklan