Olahraga Modern

Detik Detik Terakhir Meninggalnya Kiper Persela Choirul Huda dan Penyebab Kematian

1508053456083.jpgKiper Persela Lamongan, Choirul Huda (38 tahun), meninggal dunia, Minggu (15/10/2017) sore. Pemicunya adalah benturan Huda dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, dalam laga Liga 1 kontra Semen Padang di Stadion Surajaya. Peristiwa benturan terjadi di babak pertama saat Persela menjamu Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Liga 1. Tepatnya di menit ke-44, saat Choirul Huda mencoba mengamankan gawang dari serbuan pemain Semen Padang, di saat yang bersamaan Ramon Rodrigues mencoba untuk mengamankan bola. Tak terhidarkan, lutut Rodrigues membentur dada dan wajah Choirul Huda.

Detik Detik Terakhir Meninggalnya Kiper Persela Choirul Huda

  • Pada menit ke-44, Huda coba mengamankan gawang dari ancaman Marcel Sacramento, tetapi dadanya malah mengenai kaki dari Rodrigues.
  • Choirul Huda sempat merintih kesakitan sesaat setelah bertabrakan. Namun, tak lama dia tak sadarkan diri. Tim medis sempat memberi perawatan di pinggir lapangan, namun tak lama berselang Choirul langsung dilarikan ke rumah sakit.
  • Huda sempat bergerak, kemudian tidak sadarkan diri. Tim medis langsung melarikan sang penjaga gawang ke rumah sakit dengan ambulans.
  • Sebelum dilarikan ke rumah sakit,  sempat mendapatkan pertolongan dengan alat bantu oksigen.
  • Sempat masih sadarkan diri beberapa saat dan mengeluh sakit di bagian dada
  • Kemudian tidak sadar
  • Sampai di RSUD dr Soegiri, Huda kembali mendapatkan alat bantu pernapasan yang sifatnya permanen.
  • Huda sempat menunjukkan kulit yang memerah, tetapi kondisinya terus menurun.
  • Pukul 16.45 WIB: Tidak ada respons dari sang pemain dalam satu jam pompa jantung dan otak. Akhirnya, tim dokter menyatakan bahwa Huda meninggal dunia

Diagnosis Dokter

  • Menurut diagnosis dokter ada benturan di bagian dada dan rahang bawah.
  • Sang pemain diduga mengalami trauma dada, kepala, dan leher. Di dalam leher, ada sumsum tulang yang menghubungkan batang otak.

Iklan