*Demokrasi

Ketua Komisi Yudisial: Chepy Iskandar Pernah Dilaporkan 5 Kali

Ketua Komisi Yudisial: Chepy Iskandar Pernah Dilaporkan 5 Kali
Hakim tunggal dalam kasus praperadilan e-KTP Setya Novanto, Chepy Iskandar secara mengejutkan memutuskan kemenangan Setya Novanto.  Hakim Tunggal Chepy Iskandar mengabulkan praperadilan yang diajukan Ketua DPR Setya Novanto, atas keputusan ini, KPK diminta mencabut status tersangka Novanto atas kasus KTP elektronik (e-KTP).

Ketua Komisi Yudisial (KY), Aidul Fitriciada Azhari mengatakan, sampai saat ini Chepysudah lima kali dilaporkan sejak 2014. 

  1. Pertama kali dilaporkan saat menjadi hakim di Pengadilan Negeri Purwakarta pada 2014. “Hanya saja, laporan itu diteruskan ke Badan Pengawas (Bawas) karena tidak termasuk aspek yudisial,” kata Aidul di Jakarta, Sabtu (30/9/2017)
  2. Pada 2015 di PN Depok, lanjut Aidul, Chepy juga pernah dilaporkan perihal keberatan atas pertimbangan penafsiran penilaian hakim dan fakta persidangan. Kasus ini juga tidak terbukti.
  3. Chepy dilaporkan terkait putusan praperadilan di PN Jakarta Selatan pada 2016. Namun, ia kembali dinyatakan tak terbukti melakukan pelanggaran. Dari tiga laporan itu, Chepy belum pernah dikenakan sanksi.
  4. Pada tahun 2017 laporan untuk praperadilan (Setya Novanto) 
  5. Perkara perdata. Masih dalam proses pemeriksaan
Iklan