*Ekonomis Bisnis

Sebelumnya Jadi Pahlawan Akan Ambil Alih Freeport, Tapi Setelah Obama Datang  Jokowi Akan Perpanjang Kontrak Hingga 20 Tahun Kedepan. 

Sebelumnya Jadi Pahlawan Akan Ambil Alih Freeport, Tapi Setelah Obama Datang  Jokowi Akan Perpanjang Kontrak Hingga 20 Tahun Kedepan. 

Pemerintahan Joko Widodo membuka opsi untuk memperpanjang izin operasi bagi PT Freeport Indonesia untuk hingga tahun 2041 mendatang. Pernyataan ini diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

“Kemungkinan diperpanjang hingga tahun 2041 tetap terbuka bagi Freeport, akan tetapi pemerintah tetap akan mengacu pada pasal 83 Undang-Undang nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara (Minerba) yang menyebutkan masa operasi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) bisa diberikan hingga 20 tahun, dengan perpanjangan dua kali sepuluh tahun,” ujar Ignasius Jonan.

Pemerintahan Joko Widodo membuka opsi untuk memperpanjang izin operasi bagi PT Freeport Indonesia untuk hingga tahun 2041 mendatang. Pernyataan ini diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

“Kemungkinan diperpanjang hingga tahun 2041 tetap terbuka bagi Freeport, akan tetapi pemerintah tetap akan mengacu pada pasal 83 Undang-Undang nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara (Minerba) yang menyebutkan masa operasi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) bisa diberikan hingga 20 tahun, dengan perpanjangan dua kali sepuluh tahun,” ujar Ignasius Jonan.

Sebelumnya pemerintah bak pendekar nasionalis melawan Freeport

Sebelumnya dengan gagah berani pemerintah Jokowi mengancam akan mengambil alih PT Freeport Indonesia jika perusahaan tambang emas terbesar di dunia itu tidak mampu memenuhi syarat-syarat yang diajukan Presiden Joko Widodo.  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Bisar Pandjaitan mengatakan, Presiden Jokowi telah mengajukan sejumlah syarat kepada Freeport untuk bisa melanjutkan aktivitas tambangnya di Indonesia. (CNN)

Pada prinsipnya, tegas Luhut, sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegas menolak negosiasi perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia hingga 2019. “Kami tidak punya intensi atau keinginan negoisasi perpanjangan kontrak sebelum 2019. Anda pegang itu. Presiden tidak mau,” ujar Luhut menegaskan.  Terakit divestasi, Mantan Kepala Staf Kepresidenan itu juga menegaskan, pemerintah tak akan memberikan jatah saham Freeport kepada siapapun. Pernyataan Luhut itu sekaligus mengklarifikasi dugaan keterlibatannya dalam lobi-lobi ke petinggi Freeport Indonesia. “Saya tidak setuju negoisasi atau memberikan saham pada siapapun sebelum dua tahun jelang kontrak itu expired,” katanya menegaskan. Pemerintah mengancam akan mengambil alih PT Freeport Indonesia jika perusahaan tambang emas terbesar di dunia itu tidak mampu memenuhi syarat-syarat yang diajukan Presiden Joko Widodo.  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Bisar Pandjaitan mengatakan, Presiden Jokowi telah mengajukan sejumlah syarat kepada Freeport untuk bisa melanjutkan aktivitas tambangnya di Indonesia. 

Tampaknya sikap heroik pemerintah Jokowi hanya sesaat. Sikap heroik itu sempat menjadi viral di media bahwa Jokowi tidak bisa ditekan asing. Tetapi ketika Obama berkunjung ke Indonesia segera sesaat setelah itu pemerintah berbalik 360 derajat. Dari sikap patriot yang gagah berani ingin menghentikan kontrak karya Freeport langsung jadi melembek. Pemerintahan Joko Widodo melalui menteri ESDM mengatakan membuka opsi untuk memperpanjang izin operasi bagi PT Freeport Indonesia untuk hingga tahun 2041 mendatang. Ternyata hal ini bukan kali ini saja pemerintah Jokowi tidak konsisten dalam sikap yang mendasar bagi bangsa ini.

Iklan