10 Tokoh Dunia

10 Presiden Amerika Serikat Paling Berpengaruh Sepanjang Masa 

10 Presiden Amerika Serikat Paling Berpengaruh Sepanjang Masa versi Berita Sepuluh

  1. Abraham Lincoln  Abraham Lincoln adalah Presiden Amerika Serikat yang ke-16, menjabat sejak 4 Maret 1861 hingga terjadi pembunuhannya. Dia memimpin bangsanya keluar dari Perang Saudara Amerika, mempertahankan persatuan bangsa, dan menghapuskan perbudakan. Namun, saat perang telah mendekati akhir, dia menjadi presiden AS pertama yang dibunuh. Sebelum pelantikannya pada tahun 1860 sebagai presiden pertama dari Partai Republik, Lincoln berprofesi sebagai pengacara, anggota legislatif Illinois, anggota DPR Amerika Serikat, dan dua kali gagal dalam pemilihan anggota senat. Sebagai penentang perbudakan, Lincoln memenangkan pencalonan presiden Amerika Serikat dari Partai Republik pada tahun 1860 dan kemudian terpilih sebagai presiden.[butuh rujukan] Masa pemerintahannya diwarnai dengan kekalahan dari pihak Negara Konfederasi Amerika, yang pro perbudakan, dalam Perang Saudara Amerika.[butuh rujukan] Dia mengeluarkan dekrit yang memerintahkan penghapusan perbudakan melalui Proclamation of Emancipation pada tahun 1863, dan menambahkan Pasal ketiga belas ke dalam UUD AS pada tahun 1865. Para penentang perang mengkritisi Lincoln karena sikapnya yang menolak berkompromi terhadap perbudakan.[butuh rujukan] Sebaliknya, kaum konservatif dari golongan Republikan Radikal, faksi pro penghapusan perbudakan Partai Republik, mengkritisi Lincoln karena sikapnya yang lambat dalam penghapusan perbudakan.[butuh rujukan] Walaupun terhambat oleh berbagai rintangan, Lincoln berhasil menyatukan opini publik melalui retorika dan pidatonya; pidato terbaiknya adalah Pidato Gettysburg. Mendekati akhir peperangan, Lincoln bersikap moderat terhadap rekonstruksi, yaitu mendambakan persatuan kembali bangsa melalui kebijakan rekonsiliasi yang lunak. Penggantinya, Andrew johnson, juga mendambakan persatuan kembali orang kulit putih, tapi gagal mempertahankan hak para budak yang baru dibebaskan. Lincoln dinilai sebagai presiden AS yang paling hebat sepanjang sejarah Amerika
  2. George Washington. George Washington  adalah Presiden Amerika Serikat (1789–1797) yang pertama. Pada usia 11 tahun ayahnya meninggal dunia. George Washington mula mula bekerja sebagai mantri ukur, ia lalu masuk tentara pada usia 21 tahun, dan diangkat menjadi Letnan Kolonel saat mengikuti wajib militer oleh Gubernur negara bagian Virginia. Menikah tahun 1759 dengan Martha Dandridge Custis Washington, George Washington mengurus perkebunannya yang luas di Virginia dan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Virginia, hingga Revolusi Amerika pecah. George Washington merupakan anggota perkumpulan rahasia Freemasonry. Ketika berumur 33 tahun, ia memilih untuk memihak rakyat negara bagian Virginia yang memberontak melawan orang-orang Inggris yang mengeluarkan undang – undang yang tidak adil menurut perdapat rakyat Virginia. Ia pun bertugas memimpin tentara Virginia. Pada tahun 1775 ia diangkat menjadi Panglima Tertinggi oleh Kongres Kontinental, yaitu Kongres ke-13 daerah jajahan Kerajaan Inggris. Pada tahun 1776 Revolusi Kemerdekaan Amerika pecah dan Kongres Kontinental mengeluarkan Deklarasi Kemerdekaan dan memisahkan diri dari Kerajaan Inggris. Kepemimpinan George Washington berkontribusi banyak dalam keberhasilan daerah-daerah jajahan di Amerika memperjuangkan kemerdekaannya. Pada tahun 1783 Inggris mengakui kemerdekaan Amerika Serikat, George Washington keluar dari tentara. Empat tahun kemudian pada 1787 ia menjadi Ketua Konvensi Konstitusional. Pada tahun 1789 setelah Konstitusi disahkan, ia dipilih dengan suara bulat menjadi Presiden Amerika yang pertama. Ia menjalankan dua masa jabatan dari tahun 1789 hingga tahun 1797, didampingi oleh John Adams sebagai wakil presiden. Dalam pidato perpisahannya pada tahun 1797, ia menyerukan kepada rakyat Amerika Serikat agar meninggalkan rasa kepartaian dan rasa kedaerahan yang berlebih-lebihan. Pada tahun 1799, George Washington meninggal dunia dalam usia 67 tahun di Mount Vernon, setelah tiga tahun meletakkan jabatannya sebagai presiden. Ia tidak memiliki keturunan, hanya seorang anak angkat
  3. Franklin Delano Roosevelt Franklin Delano Roosevelt adalah Presiden Amerika Serikat ke-32 dan merupakan satu-satunya Presiden Amerika yang terpilih empat kali dalam masa jabatan dari tahun 1933 hingga 1945. Ia salah satu tokoh abad ke-20 dan menempati urutan ketiga dalam sejarah kepresidenan Amerika Serikat. Lahir dalam keadaan berkecukupan, ia juga melewati masa-masa sakit yang membuatnya cacat. Ia menempatkan dirinya di barisan depan pendukung reformasi. Keluarga dan teman dekatnya memanggilnya Frank. Untuk warga Amerika, dia akrab dikenal sebagai FDR. Salah satu pencapaian Roosevelt yang terkenal dikarenakan kepemimpinannya membantu Amerika Serikat memulihkan diri dari masa “Depresi Hebat”. Dalam perencanaan terhadap Perang Dunia II, dia mempersiapkan AS untuk menjadi “Gudang Senjata Demokrasi” melawan kekuatan Jerman Nazi dan Kekaisaran Jepang, namun aspek-aspek kepemimpinannya, terutama sikapnya terhadap Joseph Stalin yang dipandang naif, telah dikritik oleh beberapa sejarawan. Akhirnya visinya tentang organisasi internasional yang efektif untuk menjaga perdamaian tercapai dengan dibentuknya Perserikatan Bangsa-Bangsa.
  4. Dwight Eisenhower Dwight David Eisenhower, terlahir David Dwight Eisenhower  atau juga dikenal dengan nama panggilan “Ike”, tentara dan politikus Amerika. Ia menjabat Presiden Amerika Serikat ke-34 (1953–1961). Pada Perang Dunia II, ia adalah Panglima Tertinggi Sekutu di Eropa dengan pangkat Jenderal Angkatan Darat . Pada 3 Januari 1959, ia meresmikan penetapan Alaska sebagai negara bagian yang ke-49 yang merupakan wilayah terluas di Amerika. Eisenhower adalah satu-satunya presiden yang pernah berdinas dalam Perang Dunia I maupun Perang Dunia II.
  5. John F Kennedy. John Fitzgerald Kennedy , dikenal dengan panggilan “Jack” atau inisial JFK, adalah Presiden Amerika Serikat ke-35 yang menjabat sejak Januari 1961 sampai dibunuh bulan November 1963. Setelah menjalani dinas militer sebagai komandan Kapal Torpedo Motor PT-109 dan PT-59 saat Perang Dunia II di Pasifik Selatan, Kennedy menjadi perwakilan distrik kongres ke-11 Massachusetts di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat sejak 1947 sampai 1953 dari Partai Demokrat. Setelah itu, ia menjabat di Senat Amerika Serikat sejak 1953 sampai 1960. Kennedy mengalahkan Wakil Presiden dan kandidat Republik Richard Nixon dalam pemilu presiden AS 1960. Pada usia 43 tahun, ia menjadi presiden termuda yang pernah menjabat, presiden termuda kedua (setelah Theodore Roosevelt), dan presiden pertama yang lahir pada abad ke-20. Sampai sekarang, Kennedy, seorang Katolik, adalah satu-satunya presiden non-Protestan dan satu-satunya presiden pemenang Hadiah Pulitzer. Peristiwa yang terjadi pada masa pemerintahannya adalah Invasi Teluk Babi, Krisis Rudal Kuba, Perlombaan Antariksa—dengan memulai Proyek Apollo (yang berpuncak pada pendaratan di Bulan) pembangunan Tembok Berlin, Gerakan Hak-Hak Sipil Afrika-Amerika, dan tahap-tahap awal Perang Vietnam. Waktu itu, Kennedy menambah jumlah penasihat militer, pasukan operasi khusus, dan helikopter untuk menghambat penyebaran komunisme di Asia Tenggara. Pemerintahan Kennedy mengadopsi kebijakan Strategic Hamlet Program yang diterapkan oleh pemerintah Vietnam Selatan. Kebijakan ini melibatkan relokasi paksa, pengurungan desa, dan pemisahan pedesaan Vietnam Selatan dari milisi komunis utara dan selatan. Kennedy dibunuh tanggal 22 November 1963 di Dallas, Texas. Lee Harvey Oswald dituding sebagai pelakunya dan ditahan malam itu juga, namun Jack Ruby menembaknya sampai mati dua hari kemudian, sebelum pengadilan Oswald diselenggarakan. FBI dan Komisi Warren secara resmi menyimpulkan Oswald sebagai pembunuh tunggal. Akan tetapi, Komite Pembunuhan Istimewa DPR Amerika Serikat (HSCA) berpendapat bahwa investigasi tersebut tidak sepenuhnya benar dan Kennedy mungkin dibunuh akibat persekongkolan. Program kontroversial Kennedy berupa pengebom tempur TFX Departemen Pertahanan memaksa Kongres melakukan investigasi yang berlangsung sejak 1963 sampai 1970.[8] Sejak 1960-an, informasi seputar kehidupan pribadi Kennedy perlahan terungkap. Rincian masalah kesehatan Kennedy semakin jelas, terutama sejak 1990-an. Walaupun awalnya dirahasiakan dari masyarakat, laporan bahwa Kennedy sering main wanita sudah mendapat sorotan pers. Kennedy menempati peringkat tinggi dalam penilaian opini publik.
  6. Teddy Roosevelt Theodore Roosevelt, Jr. ( adalah Presiden Amerika Serikat yang Ke-26. Menjabat dua kali masa jabatan pada tahun 1901 hingga 1909[2]. Sebelum menjadi presiden Roosevelt adalah wakil presiden Amerika Serikat di bawah Presiden William McKinley. Theodore Roosevelt dikenal juga dengan panggilan T.R., dan di kalangan masyarakat dikenal dengan Teddy (walaupun ia sendiri tidak menyukai nama panggilan ini)[4]. Nama boneka mainan beruang Teddy, dinamakan menurut presiden ini karena suatu kali pada saat berburu ia menolak membunuh seekor anak beruang[5]. Jabatan presiden ia peroleh ketika ia menggantikan presiden William McKinley yang dibunuh. Pada usia 42 tahun, Roosevelt adalah presiden Amerika Serikat yang termuda. Roosevelt berasal dari Partai Republik. Pada masa jabatan pertama ia tidak memiliki wakil presiden, lalu pada masa jabatan kedua ia didampingi oleh wakil presiden Charles W. Fairbanks Presiden ini masih saudara dekat presiden Franklin Delano Roosevelt, Presiden Amerika yang ke-3
  7. Harry Truman Harry S. Truman. Sebelumnya, Truman menjabat wakil presiden Amerika Serikat. Ia menggantikan Franklin D. Roosevelt setelah sang presiden wafat.Pada masa jabatan kepresidenannya yang kedua, ia didampingi oleh wakil presiden Alben W. Barkley. Truman berasal dari Partai Demokrat. Pada 1944, Harry Truman menjadi wakil presiden di bawah Presiden Franklin Roosevelt. Ketika Presiden Roosevelt meninggal dunia pada 12 April 1945, Harry S. Truman diangkat menjadi presiden. Sebagai Presiden, Harry Truman mengambil beberapa keputusan yang paling berarti dalam sejarah. Setelah Jerman ditaklukkan dalam Perang Dunia II, Amerika Serikat mendesak Jepang agar menyerah, tetapi Jepang menolak. Setelah berunding dengan penasehat-penasehatnya, Presiden Truman memerintahkan agar kota-kota Jepang yang giat dalam usaha-usaha perang, diserang dengan bom atom. Dua di antaranya adalah Hiroshima dan Nagasaki. Sesudah kedua kota tersebut dibom dengan bom atom, Jepang pun menyerah. Pada 1945, Harry Truman menyaksikan penandatanganan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dibentuk dengan penuh harapan untuk menjamin perdamaian. Sampai saat itu, Presiden Truman selalu mengikuti politik Presiden yang digantikannya yakni Presiden Franklin Roosevelt, tetapi kemudian ia menyusun politiknya sendiri. la menyampaikan kepada Kongres satu program yang terdiri dari 21 pasal, yang isinya antara lain; Mendesak agar jaminan sosial diperluas. Pengangguran dihapuskan. Perumahan rakyat dibangun. Daerah-daerah kota yang sudah rusak dibangun kembali. Programnya itu dikenal sebagai Fair Deal atau Tindakan Adil. Pada 1947, sewaktu Uni Sovyet melancarkan tekanan-tekanan terhadap Turki melalui kaum gerilya dan mengancam untuk menguasai Yunani, Presiden Harry Truman menganjurkan kepada Kongres kedua negara tersebut sebuah program yang kemudian dikenal sebagai Doktrin Truman dan Rencana Marshall yang memakai nama menteri luar negerinya. Program ini mendorong pembangunan ekonomi secara besar-besaran di Eropa Barat yang semula hancur akibat perang. Harry Truman dua kali menjabat presiden. Selama masa jabatannya yang kedua, yang dimulai pada 1949 . Dalam bidang luar negeri, kontribusinya antara lain; Memaksa Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Membentuk NATO dan Badan Keamanan Bersama sebagai pertahanan terhadap perluasan kekuasaan Komunis. Memberi kuasa kepada angkatan perang Amerika untuk bergabung dengan tentara Perserikatan Bangsa Bangsa untuk melawan agresi komunis di Korea Selatan.
  8. Thomas Jefferson Thomas Jefferson lahir di Shadwell, Virginia, 13 April 1743 – meninggal di Charlottesville, Virginia, 4 Juli 1826 pada umur 83 tahun adalah Presiden Amerika Serikat yang ketiga dengan masa jabatan dari tahun 1801 hingga 1809.[butuh rujukan] Ia juga seorang Pencetus Deklarasi Kemerdekaan (1776) dan bapak pendiri Amerika Serikat. Thomas Jefferson dua kali berturut-turut menjadi Presiden, dari 1801 sampai 1809.[butuh rujukan] Sewaktu menjabat sebagai presiden Jefferson didampingi oleh Aaron Burr dan George Clinton sebagai wakil presiden.[butuh rujukan] Jefferson adalah pendukung yang bersuara kuat untuk mempeluas wilayah ke barat. Jasanya yang lain yang cukup dikenal ialah pembelian Louisiana dari Perancis pada 1803.[butuh rujukan] Kala itu jajahan Perancis di Amerika Utara ‘dibeli’.[butuh rujukan] Pembelian itu menjadikan wilayah Amerika Serikat yang masih muda menjadi lebih dari dua kali luasnya.[butuh rujukan] Sejarah membuktikan bahwa harga yang dibayar, yaitu 15 juta dollar, ternyata sangat murah. Ekspansi ini dilanjutkan dengan ekspedisi Louis dan Clark. Pada tahun 1809 Thomas Jefferson meninggalkan Gedung Putih.[butuh rujukan] Jefferson pensiun dan tinggal di Monticello untuk memikirkan proyek besarnya sebagai rancangan awal Universitas Virginia. Thomas Jefferson meninggal dunia pada tanggal 4 Juli 1826. Rakyat Amerika mengenang Thomas Jefferson dengan membangun gedung The Jefferson Memorial di Washington D.C yang di buka resmi untuk umum pada 26 Juni 1934
  9. Ronald Reagan Ronald Wilson Reagan (lahir di Tampico, Illinois, 6 Februari 1911 – meninggal di Bel Air, Los Angeles, California, 5 Juni 2004 pada umur 93 tahun) ialah Presiden Amerika Serikat ke-40 (1981–1989) dan Gubernur California ke-33 (1967–1975). Sebelum terjun ke dunia politik, Reagan adalah seorang aktor radio, film, dan televisi. Ia hidup lebih panjang daripada Presiden yang lainnya (93 tahun, 119 hari) dan merupakan Presiden terpilih tertua (69 tahun, 349 hari saat mengambil kekuasaan). Reagan dilahirkan di Tampico di Whiteside County, Illinois, dipelihara dalam Dixon di Lee County, Illinois, dan dididik di Eureka College di Eureka, dengan gelar Bachelor of Arts di bidang ekonomi dan sosiologi. Setelah lulus, Reagan pertama pindah ke Iowa untuk bekerja sebagai seorang penyiar radio dan kemudian pada 1937 ke Los Angeles, California. Ia memulai karier sebagai seorang aktor, pertama di film dan televisi kemudian, muncul di lebih dari 50 produksi film dan produktif cukup berhasil menjadi figur, terkenal diakui publik. Beberapa peran yang paling menonjol adalah dalam ”Knute Rockne, All American” dan ”Kings Row”. Reagan menjabat sebagai Presiden Screen Actors Guild, dan kemudian juru bicara General Electric (GE), memulai kariernya di politik terjadi selama pekerjaannya untuk GE. Semua dia menjadi anggota Partai Demokrat, kemudian beralih ke Partai Republik pada tahun 1962. Setelah menyampaikan sambutan meriah untuk mendukung calon presiden Barry Goldwater pada tahun 1964, ia dibujuk untuk mencari gubernur California, pemenang dua tahun kemudian dan sekali lagi pada tahun 1970. Ia kalah dalam pencalonan untuk nominasi presiden dari Partai Republik pada tahun 1968 maupun 1976, tetapi memenangkan nominasi dan pemilihan dengan mengalahkan Presiden Petahana Jimmy Carter pada tahun 1980. Sebagai presiden, Reagan menerapkan inisiatif menyapu politik dan ekonomi baru. Sisi penawaran ekonomi, kebijakan ekonomi, dijuluki Reaganekonomik, menganjurkan mengurangi tarif pajak untuk memacu pertumbuhan ekonomi, mengendalikan suplai uang untuk menurunkan inflasi, deregulasi ekonomi, dan mengurangi pengeluaran pemerintah. Dalam masa jabatan pertamanya ia selamat dari upaya pembunuhan, mengambil garis keras terhadap serikat buruh, dan memerintahkan aksi militer di Grenada. Ia terpilih kembali pada tanah longsor pada tahun 1984 dan menyatakan, Morning in America (Pagi di Amerika). Istilah kedua adalah terutama ditandai oleh hal-hal asing, seperti berakhirnya Perang Dingin, pengeboman Libya 1986, dan wahyu dari Peristiwa Contra Iran. Publik menggambarkan Uni Soviet sebagai “kekaisaran jahat”, dia mendukung gerakan anti-komunis di seluruh dunia dan menghabiskan masa jabatan pertamanya berpantang strategi pengenduran dengan memesan penumpukan militer besar-besaran dalam perlombaan senjata dengan Uni Soviet. Reagan menegosiasikan dengan Sekretaris Jenderal Uni Soviet Mikhail Gorbachev, yang berpuncak pada Perjanjian INF dan penurunan persenjataan nuklir kedua negara. Reagan menyelesaikan masa jabatan kepresidenan pada tahun 1989. Pada tahun 1994, mantan presiden ini mengungkapkan bahwa ia telah didiagnosis terkena penyakit Alzheimer awal tahun dan ia meninggal sepuluh tahun kemudian pada usia 93 tahun. Reagan memperoleh peringkat tinggi dalam jajak pendapat umum Presiden Amerika Serikat, dan merupakan ikon konservatif.
  10. Barack Obama Barack Hussein Obama II  adalah seorang politisi Amerika yang menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat ke-44. Ia merupakan orang Afrika Amerika pertama yang menempati jabatan tersebut. Lahir di Honolulu, Hawaii, Obama merupakan lulusan Universitas Columbia dan Harvard Law School, tempat ia menjadi presiden Harvard Law Review. Ia dulunya seorang penggerak masyarakat di Chicago sebelum mendapat gelar hukumnya. Ia bekerja sebagai jaksa hak-hak sipil di Chicago dan mengajar hukum konstitusi di University of Chicago Law School sejak 1992 sampai 2004. Ia tiga kali mewakili Distrik ke-13 di Senat Illinois mulai tahun 1997 hingga 2004, namun tidak lolos ke tahap Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat tahun 2000. Pada tahun 2004, Obama mendapat perhatian nasional saat berkampanye mewakili Illionis di Senat Amerika Serikat melalui kemenangannya pada pemilu pendahuluan Partai Demokrat bulan Maret, pidatonya di Konvensi Nasional Demokrat bulan Juli, dan pemilihannya sebagai Senat pada bulan November. Ia memulai kampanye presidennya tahun 2007, dan pada tahun 2008, setelah kampanye pendahuluan melawan Hillary Rodham Clinton, Obama memenangkan mayoritas suara delegasi dalam pemilu pendahuluan partai Demokrat untuk dijadikan calon presiden. Ia kemudian mengalahkan calon dari Partai Republik John McCain dalam pemilihan umum presiden tahun 2008, dan dilantik sebagai presiden pada tanggal 20 Januari 2009. Sembilan bulan kemudian, Obama dinyatakan sebagai pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2009. Ia terpilih lagi sebagai presiden pada November 2012, mengalahkan Mitt Romney dari Partai Republik, dan dilantik untuk kedua kalinya pada tanggal 20 Januari 2013. Pada masa jabatan pertamanya, Obama mengesahkan undang-undang stimulus ekonomi sebagai tanggapan terhadap resesi 2007–2009 di Amerika Serikat dalam bentuk American Recovery and Reinvestment Act of 2009 dan Tax Relief, Unemployment Insurance Reauthorization, and Job Creation Act of 2010. Inisiatif besar dalam negeri lainnya pada masa pemerintahannya adalah Patient Protection and Affordable Care Act; Dodd–Frank Wall Street Reform and Consumer Protection Act; Don’t Ask, Don’t Tell Repeal Act of 2010; Budget Control Act of 2011; dan American Taxpayer Relief Act of 2012. Di bidang kebijakan luar negeri, Obama mengakhiri keterlibatan militer A.S. dalam Perang Irak, menambah jumlah tentara di Afganistan, menandatangani perjanjian pengendalian senjata New START bersama Rusia, memerintahkan intervensi militer A.S. di Libya, dan melaksanakan operasi militer yang berujung pada kematian Osama bin Laden. Pada bulan mei 2012, ia menjadi presiden A.S. pertama yang mendukung pengesahan pernikahan sesama jenis secara terbuka.
Iklan

Kategori:10 Tokoh Dunia

Tagged as: