*Politik-Sosial

Pengumumuman Resmi GNPF MUI, Boikot Sari Roti dan Pelarangan Hak Paten


Pengumuman GNPF MUI, Dari Sari Roti Hingga Pelarangan Hak Paten Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) mengeluarkan pengumuman resmi terkait isu yang belakangan ini diperbincangkan oleh masyarakat. Surat pengumuman yang bernomor 009/XII/MC/GNPF/2016 itu, menyerukan bahwa aksi boikot terhadap Sari Roti masih terus berlangsung hingga pihak Sari Roti berubah sikap dengan membela umat Islam. Selain itu, GNPF MUI melarang adanya pihak-pihak yang melakukan hak paten untuk sebuah merek dagang atas nama ABI 1, ABI 2, ABI 3, eksponen 411 dan 212. Di akhir pengumuman GNPF MUI juga menulis bahwa aksi salat Subuh berjamaah secara bergilir akan digelar dengan target 10 ribu jamaah di setiap kegiatan. Dalam surat itu, tercantum nama Ketua Media Center GNPF MUI Farid Poniman, dan Wakil Ketua Media Center GNPF MUI Erick Yusuf. Serta nomor kontak yang bisa dihubungi apabila ada yang menginginkan informasi lebih lanjut.

Berikut isi lengkap pengumuman GNPF MUI tersebut:

PENGUMUMAN RESMI GNPF MUI

Nomer : 009/XII/MC/GNPF/2016

Tanggal dikeluarkan : 17 Desember 2016
Bismillaahirrahmaanirrahiim

  1. Seruan boikot terhadap Sari Roti akan diteruskan hingga Sari Roti mengubah haluan sikapnya untuk membela umat Islam.
  2. Tidak boleh ada satu pun pihak-pihak yang mematenkan atau mendaftarkan merek dagang atas nama: ABI 1, ABI 2, ABI 3, Eksponen 411, Eksponen 212, Spirit 212 atau sejenisnya karena hal itu milik semua umat Islam dan boleh dipergunakan secara bebas oleh umat Islam tanpa harus mematenkan dan mendaftar sebagai merek dagang.
  3. Aktivitas ekonomi dan lain-lain yang dilakukan oleh siapapun tidak boleh mencantumkan logo GNPF MUI tanpa seijin GNPF MUI cq. Media Center GNPF MUI. Dan hingga saat ini belum ada satupun pihak yang telah disahkan bekerjasama dengan GNPF MUI.
  4. Program Safari 212 hanya akan dilakukan 1x di setiap propinsi jika penyelenggara sanggup mengumpulkan minimal 200 ribu jamaah.
Iklan

Kategori:*Politik-Sosial

Tagged as: ,