*Pendidikan Islam

Gerakan Jutaan Umat Dilemahkan, Ustadz Bactiar Dicekal Di Televisi dan Ditawari 10 M ?

Kebangkitan jutaan umat Islam saat ini banyak mengalami hambatan dan tekanan luar biasa. Termasuk kerua GNPF MUI Ustadz Bachtiar Nasir. Bachtiar mengungkapkan  dirinya mendapat pencekalan dalam salah satu acara yang dia pandu di sebuah Stasiun Televisi nasional, Koordinator Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Ustadz Bachtiar Nasir menyampaikan hal in berkaitan dengan apa yang dia suarakan berhubungan dengan kasus Penistaan Agama yang di lakukan oleh Ahok. Di lansir dalam satu sumber media nasional ustadz Bachtiar Nasir menyampaikan “Saya tidak boleh lagi muncul di (acara) Makna dan Peristiwa,” katanya kepada Republika.co.id, Rabu (9/11) dan pada hari senin acara tersebut sudah tidak lagi menayangkan dirinya. Selain itu Ustadz Bachtiar Nasir menyampaikan ada gesekan internal dalam penayangan acara program tersebut. Menurut Beliau ada pihak – pihak yang tidak ingin dirinya tampil dalam acara Makna dan peristiwa dalam sebuah stasiun televisi swasta Nasional. Sehingga Televisi Nasional tersebut memutus kontrak dengan ustadz Bachtiar Nasir. Sebelumnya juga beredar kabar bahwa Ustadz Bachtiar Nasir mendapat tawaran uang sejumlah 10 M oleh pengusaha Cina ,Dengan catatan kasus penistaan agama islam dan Alquran Al- Maidah 51 ini di hentikan. Hal ini pernah di tanyakan oleh salah satu Netizen dalam media sosial, Namun berita itu tidak benar dan di bantah oleh ustadz Bachtiar Nasir.

Bachtiar Nasir

Ustadz Bachtiar Nasir, Lc. MM. adalah seorang Da’i dan Ulama’ yang sangat sering mengkaji dan mendalami Ilmu-Ilmu Al-Qur’an. Ustadz yang memimpin Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center ini juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ketua Alumni Saudi Arabia se-Indonesia serta Ketua Alumni Madinah Islamic University se-Indonesia. Ia juga tercatat pernah menjadi Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI. Ustadz Bahctiar Nasir sering mengisi berbagai kajian di stasiun televisi nasional dan menjadi Juri dalam Acara Hafidz Indonesia bersama Ustadz Amir Faishol Fath dan Syeh Ali Jabeer. Namanya semakin ramai diberitakan saat ia didaulat menjadi penanggung jawab Aksi Damai 4 November 2016 di bawah nama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). Aksi Damai 4-11-2016 yang mendesak proses hukum terhadap Ahok yang dianggap melakukan penghianaan terhadap Islam. Aksi tersebut melibatkan para Ulama’ dan berbagai lapisan kaum muslim dengan jumlah lebih dari 2 juta peserta. Aksi tersebut tidak lepas dari sosok Ustadz Bachtiar Nasir yang didaulat menjadi penanggung jawab di bawah nama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Beliau menyelesaikan pendidikan jenjang menengah di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur dan Pondok Pesantren Daarul Huffazh, Bone, Sulawesi Selatan. Beliau melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.

Karir dan Organisasi

Ustadz Bachtiar Nasir merupakan Ulama’ yang sangat aktif di berbagai organisasi keagamaan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan, di antaranya:

  • Pemimpin AQL (Ar-Rahman Qur’anic Learning) Islamic Center
  • Pemimpin Pesantren Ar-Rahman Qur’anic College (AQC)
  • Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI)
  • Ketua Alumni Saudi Arabia se-Indonesia
  • Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Anggota Pengurus Pusat Muhammadiyah
  • Ketua Departemen Fatwa Forum Kajian Kedokteran Islam Indonesia (FOKKI)
  • Dosen dan kabid Agama Islam di Universitas Yarsi (1994-1999)
  • Ketua Yayasan Ponpes Daarul Abror, Bone, Sulsel.
  • Ketua Gerakan Komat (Komite Umat) untuk Tolikara.
  • Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Karya 

Ustadz Bachtiar Nasir juga merupakan salah satu ulama yang aktif menulis. Di antara bukunya adalah:

  • Tadabbur Al-Qur’an: Panduan Hidup Bersama Al-Qur’an;
  • Panduan Hidup Bersama Al Qur’an; dan
  • Anda Bertanya Kami Menjawab Bersama Ustadz Bachtiar Nasir.
  • Masuk Surga Sekeluarga
  • Aksi Damai 4 November 2016 

    Iklan