*Agama

Fatwa MUI Shalat Jumat Di Jalan Sah

KOMISI Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan Salat Jumat di jalan sah dilakukan selama memenuhi beberapa persyaratan sesuai ketentuan syariah. “Salat Jumat dalam kondisi normal dilaksanakan di dalam bangunan, khususnya masjid. Namun, dalam kondisi tertentu sah dilaksanakan di luar masjid selama berada di area permukiman,” kata Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin, seperti dilansir dari Antara, Rabu (30/11). 

Beberapa ketentuan yang membolehkan dilakukan di luar masjid itu di antaranya kekhusyukan salat Jumat terjamin, tempat pelaksanaan suci dari najis, dan tidak mengganggu kemaslahatan umum. Selain itu, Salat Jumat di luar masjid harus mematuhi aturan hukum yang berlaku dan menginformasikan kepada aparat untuk dilakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas. Unjuk rasa untuk kegiatan amar maruf nahi munkar termasuk tuntutan untuk penegakan hukum dan keadilan, tidak menggugurkan kewajiban Salat Jumat. Hal itu, merupakan kewajiban setiap muslim dewasa, laki-laki, mukim, dan tidak ada halangan secara syarii. 

Terdapat keadaan yang menggugurkan kewajiban Salat Jumat seorang muslim antara lain safar (dalam perjalanan jauh), sakit, hujan, bencana, dan tugas yang tidak bisa ditinggalkan. Sementara bagi muslim yang bertugas mengamankan unjuk rasa yang tidak memungkinkan meninggalkan tugas saat Salat Jumat, kata dia, tidak wajib Salat Jumat dan dapat menggantinya dengan Salat Zhuhur. Kegiatan keagamaan termasuk Salat Jumat sedapat mungkin tidak mengganggu kemaslahatan umum.

Iklan

Kategori:*Agama

Tagged as: