Tak Berkategori

Puisi Untuk Ahok: Gara Gara Seorang

GARA GARA SESEORANG

Persaudaraan NKRI yang utuh dibangun leluhur, nasibnya menjadi hancur
Keadilan hukum yang kaku tapi terukur, ayatnya menjadi lentur
Kesantunan bangsa yang luhur penuh adat timur, ocehannya menjadi ngawur
Penguasa negeri yang bijak melihat rakyat tafakur, matanya menjadi lamur

GARA GARA SESEORANG
Ulama seyogjanya dihormati, jadi hinaan umat lainnya
Ulama sewajarnya panutan, berlomba lomba keluarkan fatwa berbeda
Ulama seharusnya putih, bela penista agamanya

GARA GARA SESEORANG
Jutaan umat sadar, berpegang teguh pada satu tali Ilahi
Jutaan umat ikhlas, langkahkan kaki bela Islami
Jutaan umat  berani, pekikkan takbir lawan pengacau negeri

GARA GARA SESEORANG
Benarkah gara gara seseorang ?
Benarkah gara gara seseorang, penguasa bumi korbankan nyawa pertiwi ?

Orang pintar tahu, seseorang hanyalah cipratan debu dari badai pasir kuning pekat
Orang berpikir paham, seseorang hanyalah sebuah peluru dari senapan besar menyengat
Orang berotak jernih sadar, seseorang hanyalah gambaran naga raksasa cengkeram bangsa yang sekarat

Penguasa rakyat, penguasa hukum, penguasa politik,  sekarat
Penguasa warta, penguasa organisasi masa,   sekarat
Mahasiswa, sekarat
Semua, sekarat
Masih hidup terengah-engah, hanya ulama dan umat putih

Kita belum hidup dalam jujurnya sinar rembulan yang cantikkan pertiwi
Kita masih bernafas dalam bohongnya mendung yang hitami negeri.

Bangunlah, wahai umat putih dari lelap panjangmu
Bersabarlah, wahai singa singa pejuang surga
Bertakbirlah

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar

Iklan

Kategori:Tak Berkategori