*Politik-Sosial

PB NU Meminta Polri Segera Tahan Ahok

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Polri untuk menahan tersangka kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, seperti halnya kasus serupa yang pernah terjadi sebelumnya. Polisi biasanya langsung menahan tersangka penistaan agama untuk menahan amarah umat beragama. Namun bila sebaliknya, gerakan aksi bela agama terus berlanjut seperti demo 2 Desember 2016. Karena kemarahan umat bisa semakin bergejolak. Hal tersebut disampaikan Wakil Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, kepada sejumlah wartawan usai menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) IV PKB Jawa Timur di Hotel Shangrilla, Surabaya.


Menurut mantan Rais Syuriah PWNU Jatim itu, Islam di Indonesia merupakan ahlusunnah wal jamaah. Tetapi jika disentuh masalah sensitif, maka akan bergerak. Umat Islam akan terganggu ketenangannya kalau dilecehkan dan remehkan. “Kami berharap polisi menahan Ahok, sama dengan kasus penistaan agama yang pernah terjadi sebelumnya. Tersangka langsung ditahan untuk meredam amarah umat,” ungkapnya.

Iklan

Kategori:*Politik-Sosial

Tagged as: ,