10 Puisi Untuk Negeri

Takdir Umat Di Negeri Sendiri

takdir umat di negeri sendiri

umat beribadah dipecundangi
umat berdakwah dicurigai
umat  berkomunikasi diawasi
umat berpolitik ditekan sedalam dalamnya
Islam bersatu difitnah seburuk buruknya

padahal sedang berdiri di tanah pribumi

umat diam dipinggirkan
umat bicara dikira musuh
umat melawan dianggap makar
padahal sedang memeluk ibu pertiwi

umat putih siuman dari lelap panjangnya
kepalkan tanganmu setinggi tinginya
teruslah berkristal
teruslah bertakbir

judarwanto, menjelang 212 

Iklan

Kategori:10 Puisi Untuk Negeri

Tagged as: ,