*Politik

Ulama Diserang, Kekuatan Besar Itu Menyerang Umat Islam ?

wp-1517528743449..jpg

Ratusan tahun yang lalu ketika angin sejuk Islam menyirami kegelapan, kaum kafir menghina Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat memperjuangkan Islam dan kalam Ilahi. Saat itu jugalah junjungan nabi direndahkan dan dilemahkan. Beliau diperolok sebagai tukang sihir, diperolok sebagai orang gila, seorang dukun, seorang pendusta, seorang yang terputus keturunannya, seorang yang hina  dan diperolok sebagai seorang penyair saat menerima wahyu Allah.

Astagfirullah, ternyata sejarah umat berulang.

Ratusan tahun kemudian ketika angin sejuk kebangkitan jutaan umat menyirami kekuatan besar yang menggerahkan dinginnya NKRI. Kaum yang takut dan panik mulai beraksi merendahkan dan melemahkannya. Ulama putih yang memperjuangkan teguh ajaran Kalam Allah dan teladan nabinya mulailah diterpa badai besar. Ulama yang dihormati umatnya diperolok sebagai seorang yang hina dan diperolok sebagai orang gila. Ulama putih yang lebih mementingkan umatnya diperolok sebagai hamba uang, berpolitik dan diperolok sebagai radikal. Ulama putih yang peduli kehormatan kalam Illahinya diinjak injak, situs syiarnya diblokir, dibinasakan ucapan syiarnya, wajah teduhnya ditolak di televisi manapun. Ribuan olokan lain seperti gelombang besar yang menjadi viral di berbagai media.

Tragisnya pelemahan dan penghinaan itu bukan hanya dilakukan oleh umat lain, tetapi juga dilakukan oleh penguasa, hamba hukum, ormas, parpol, media masa bahkan ulama dan  yang sudah dicengkeram Power Of Money Kekuatan Naga Raksasa itu. Mungkin inilah golongan umat yang menghamba harta dan kekuasaan. Mungkin inilah golongan yang takut dan golongan yang tidak tahu. Tidak tahu atau pura pura tidak tahu bahwa kekuatan besar sedang mengancam NKRI dan menghabisi penghambatnya. Saat ini ketika para anak bangsa otak, mulut dan tangannya terbelenggu oleh media hitam, hanya kebangkitan jutaan umat yang bisa melawannya. Kebangkitan jutaan umat akan bertakbir dan mengepalkan tangannya di belakang ulama putih yang dihina dan dilemahkan. Allahuakbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.

“Sesungguhnya kami memelihara kamu dari (kejahatan orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu)” (QS. Al-Hijr [15]: 95).  “Dan berpegang teguhlah kamu sekalian dengan tali Allah dan janganlah kamu sekalian berpecah belah (Q.S. Ali Imron ayat 103)

wp-1519175646719..jpg


Iklan

Kategori:*Politik

Tagged as: ,