*Demokrasi

Kesaksian Detik Detik Kematian Mirna Saat Minum Kopi Maut

  • Hanie Juwita Boon sebagai saksi. Hanie merupakan saksi kunci dalam kasus yang menewaskan Wayan Mirna Salihin itu. Di hadapan majelis hakim, sebelum Mirna tewas, Hanie mengaku janjian dengan Jessica dan Mirna untuk makan malam. “Saat itu kita datang, janjiannya kan makan malam pukul 18.30 WIB,” kata Hanie saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016). Hanie mengaku tidak tahu-menahu mengenai close bill yang dilakukan Jessica hari itu. “Nah, saya enggak tahu kalau Jessica datang pagian. Saya juga enggak tahu dia close bill, ya karena mungkin mau ngobrol dulu atau gimana gitu,” tutur Hanie. Dalam sidang tersebut, Hanie kembali menjelaskan peristiwa yang terjadi di meja nomor 54 tersebut. Saat itu, dia bersama Mirna sempat menanyakan kepemilikan kopi di meja. “Jadi awalnya kita datang, terus kita tanya ‘eh ada kopi’. Terus Mirna nanya ‘kopi siapa?’ Nah, Jessica bilang ‘kopi lu, kanlu pesen di Whatsapp’. Itu saya lihat kopinya sudah ada sedotannya. Mirna langsung bilang ‘anyway thank you ya’. Dia langsung minum, terus dia bilang ‘oh My God. This is so bad’,” kata Hany menirukan ucapan Mirna. Setelah itu, ucap Hanie, Mirna memintanya mencicipi kopi tersebut. “Mirna langsung minum bilang kopinya enggak enak, aneh banget. Dia (Mirna) langsung minta ‘cobain deh’. Setelah itu Jessica langsung berdiri minta air putih. Saya cicipi, rasanya enggak enak, aneh kaya lebih pahit dari minuman paling pahit dan panas,” kata Hanie. Sebagai penikmat kopi, Hanie mengatakan kopi yang diminum Mirna tidak enak, pedas, dan pahit. Bahkan setelah Hanie menyesap minuman lain, pahit kopi itu masih terasa.”Saya sampai bilang ke Mirna, ‘Mir pesen minuman yuk, ini enggak enak’. Namun nggak lama, peristiwa itu terjadi, Mirna waktu itu pucat, terus langsung kepalanya ke belakang. Reaksi kurang lebih 1 menit,” kata Hanie. 
  • Salah satu saksi, Devi yang berprofesi sebagai salah satu manajer di Kafe Olivier mengungkapkan kekesalannya atas sikap Jessica. Devi mengaku tersinggung dengan ucapan Jessica saat Mirna kejang-kejang usai minum es kopi Vietnam di kafe tersebut. “Dia (Jessica) bertanya ke kami, ini kalian kopinya campur apa?” ucap Devi menirukan ucapan Jessica saat itu. Devi sempat tidak terima dengan tudingan yang dilontarkan Jessica dengan nada ketus saat itu. Apalagi, beberapa pelanggan yang hari itu meminum kopi di kafenya tidak ada masalah. “Saya tersinggung. Soalnya selama ini tidak ada yang komplain soal kopi,” kata Devi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).. Saat hendak memberikan pertolongan pertama, perempuan berambut pendek itu awalnya mengira Mirna terkena epilepsi. Dia melihat mata Mirna saat itu terbuka, napas tersengal, dan mulut mengeluarkan busa. Saat situasi panik, Devi mengaku melihat reaksi yang berbeda ditunjukkan oleh dua rekan Mirna, yakni Jessica dan Hanie. Saat itu, Hanie terlihat begitu panik mendapati Mirna yang tengah kejang-kejang. Sementara Jessica tetap bersikap santai. “Hanie terlalu panik menurut saya. Hanie sibuk menelepon keluarga Mirna, sambil pegang handphone, sambil pegang Mirna,” tutur Devi. “Kalau Jessica, dia diem aja. Itu yang kita jadi bingung. Harusnya kan dia yang punya teman yang panik. Ini kok kami (pegawai Kafe Olivier) yang panik,” Devi menandaskan.
Iklan