*Kesehatan

10 Obat Herbal Terbaik Untuk Anak

10 Obat Herbal Terbaik Untuk Anak

  1. Echinacea (Echinacea spp.) Adalah ramuan meningkatkan kekebalan dapat digunakan dalam bentuk teh atau tingtur untuk mencegah penyakit pilek atau flu yang terjadi di sekitar atau ketika gejala pertama muncul. Bagian tanaman yang digunakan adalah akar, bunga, biji atau semua bagian tanaman dibuat jus. Echinacea digunakan sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh, sehingga sangat menguntungkan bagi kesehatan. Menurut Komisi E, Jerman dan Monografi WHO, akar Echinacea angustifolia digunakan untuk mendukung pengobatan terhadap demam dan infeksi pada saluran napas dan saluran urine (kemih). Sedangkan akar Echinacea pallida digunakan untuk mendukung pengobatan flu, demam dan infeksi pada saluran napas dan saluran urin (kemih). Dan untuk herba Echinacea purpurea sebagai pendukung untuk pengobatan demam dan infeksi kronis pada saluran napas dan saluran urin (kemih). Echinacea dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya demam, flu dan infeksi. Mekanisme terjadinya peningkatan sistem kekebalan tubuh dengan menstimulasi fagositosit yang merupakan sistem kekebalan tubuh nonspesifik. Melihat khasiat Echinacea sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh, maka masuk akal jika Echinacea digunakan pada obat tradisional sebagai jamu tolak angin, multivitamin atau minuman berenergi
  2. Pegagan Pegagan (Centella asiatica) adalah tanaman liar yang banyak tumbuh di perkebunan, ladang, tepi jalan, serta pematang sawah. Tanaman ini berasal dari daerah Asia tropik, tersebar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, India, Republik Rakyat Tiongkok, Jepang dan Australia kemudian menyebar ke berbagai negara-negara lain. Nama yang biasa dikenal untuk tanaman ini selain pegagan adalah daun kaki kuda dan antanan. Sejak zaman dahulu, pegagan telah digunakan untuk obat kulit, gangguan saraf dan memperbaiki peredaran darah. Masyarakat Jawa Barat mengenal tanaman ini sebagai salah satu tanaman untuk lalapan.  Pegagan berasa manis, bersifat mendinginkan, memiliki fungsi membersihkan darah, melancarkan peredaran darah, peluruh kencing (diuretika), penurun panas (antipiretika), menghentikan pendarahan (haemostatika), meningkatkan syaraf memori, anti bakteri, tonik, antispasma, antiinflamasi, hipotensif, insektisida, antialergi dan stimulan. Saponin yang ada menghambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan (menghambat terjadinya keloid). Manfaat pegagan lainnya yaitu meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki; mencegah varises dan salah urat; meningkatkan daya ingat, mental, dan stamina tubuh; serta menurunkan gejala stres dan depresi. Pegagan pada penelitian di RSU Dr. Soetomo Surabaya dapat dipakai untuk menurunkan tekanan darah, penurunan tidak drastis, jadi cocok untuk penderita usia lanjut.
  3. Chamomile Chamomile (Matricaria recutita) adalah salah satu obat herbal terbaik bagi kesehatan anak-anak. Obat herbal ini mengandung minyak esensial anti-inflamasi ,dan bunga yang membuat teh yang menenangkan sistem saraf. Herbal ini membantu sistem pencernaan dan bermanfaat baik untuk bayi kolik. Teh chamomile bisa menenangkan anak stres atau gugup. Sebuah minyak pijat dengan minyak esensial chamomile dapat digunakan untuk menenangkan anak atau untuk menenangkan sakit, otot pegal. Chamomile dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit perut, radang pada usus, dan sebagai obat tidur (penenang). Selain itu dapat digunakan untuk membuat teh herbal, yaitu dengan menambahkan 2 sendok makan bunga chamomile kering per cangkir teh. Untuk mengatasi sakit perut (yang meradang), direkomendasikan untuk meminum secangkir teh chamomile setiap pagi tanpa sarapan selama 2 atau 3 bulan. Chamomile juga digunakan untuk pembersih mulut untuk menyembuhkan mukositis, suatu penyakit pada membran mukosa. Komposisi zat aktif dari sari minyak chamomile disebut bisabolol. Zat aktif lainnya adalah chamazulene, flavonoid dan coumarin. Chamomile seringkali dikenal sebagai “tanaman dokter” karena bisa membantu pertumbuhan tanaman lain yang tumbuh di dekatnya, terutama yang menghasilkan sari minyak (essential oil) seperti jenis tanaman mint (spearmint, sage, oregano). Penelitian terakhir yang dilakukan terhadap tikus percobaan yang menderita diabetes oleh para peneliti dari Inggris dan Jepang menunjukkan tikus yang diberikan ekstrak chamomile selama 21 hari, kadar glukosa dalam darahnya menurun drastis dibandingkan tikus yang tidak diberi chamomile.
  4. Catnip Catnip (Nepeta cataria) adalah herbal relaksan yang dapat menenangkan sistem saraf. Membantu dalam mengobati gigi, kolik, pilek atau dapat berfungsi memprbaiki fungsi pencernaan. Beberapa tetes tinktur sebelum tidur akan menenangkan anak rewel, dan beberapa tetes sebelum makan dapat berfungsi sebagai alat bantu pencernaan.
  5. Bunga Mullein Bunga Mullein (Verbascum spp.), Dalam bentuk minyak menghangatkan, sangat membantu untuk mengobati gangguan saluran napas  bronkial atau infeksi telinga sederhana terkait dengan pilek dan flu.
  6. Adas Adas (Foeniculum vulgare) adalah antasida yang menetralkan asam berlebih di perut dan usus dan merangsang pencernaan. Teh adas rasanya enak dan digunakan untuk mengobati kolik, meningkatkan pencernaan dan mengusir gas.
  7. Licorice Licorice (Glycyrrhiza glabra) digunakan untuk Gangguan saluran napas bronkial, sakit tenggorokan, batuk dan radang saluran pencernaan. Gunakan dalam sirup dan teh
  8. Elm licin (Ulmus rubra) Herbal ini dapat mmperbaiki peradangan. Hal ini berguna untuk mengobati luka bakar, sakit tenggorokan, dan masalah pencernaan, termasuk diare dan sembelit. Herbal ini dapat digunakan sebagai obat batuk, campurkan 1 sendok makan slippery elm, 1 sendok teh kayu manis, 1 cangkir air hangat dan 1 sendok makan madu. Untuk membuat teh, didihkan 1 sendok teh slippery elm dalam 1 cangkir air panas.
  9. Lemon (Melissa officinalis) Lemon dapat sebagai penenang, antivirus dan antiseptik. Hal ini dapat digunakan sebagai obat penenang ringan. Lemon balm membuat teh lezat yang dapat disajikan dengan lemon dan madu sepanjang hari untuk mengurangi stres dan kecemasan. Blender bagian yang sama lemon balm, chamomile dan gandum dan curam sebagai teh untuk vitamin sistem saraf.
  10. Nettle (Urtica dioica) Herbal yang tinggi vitamin dan mineral, terutama zat besi dan kalsium bermanfaat untuk alergi, demam dan membantu meringankan sakit gigi tumbuh pada anak-anak.

 

www.beritasepuluh.com

Supported by : http://www.beritasepuluh.com. Yudhasmara Foundation. “Inspirasi Manusia Modern” “Lebih Baik Menyalakan Lilin Daripada Mengutuk Kegelapan” Editor in Chief: Audi Yudhasmara. Co-editor: Sandiaz Yudhasmara. Foundation Director : Dr Widodo judarwanto pediatrician. Publisher : Dr Narulita Dewi. Editor: Nanda Prawira. Marketing : Desiana. Design-Multi media : Santana Arif. Data-Dokumentasi : Ariani Santika. Finance : Julia Firdausi. General support : Prabuningrat, Sis Wahyudi, Vavan Prayudha, Editor in Chief : Audi Yudhasmara. Reporter : Audi Yudhasmara. Sandiaz Yudhasmara, Nanda Prawira. Marketing : Rahmawati. Design-Multi media : Firdausi Ramadana. Data-Dokumentasi : Wita Santika. Finance : Julia Firdausi. General Support : Prabuningrat, Sis Wahyudi. Address: Menteng Square AR 20 Jln Matraman 30 Jakarta Pusat. Phone: 021-29614252 – 08131592-2012 – 08131592-2013 Mobil Phone: 089690509906 email : beritasepuluh@gmail.com https://beritasepuluh.com/ Komunikasi facebook: Berita Sepuluh

Copyright 2014. Beritasepuluh.com Network Information Education Network. All rights reserved
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s