*Hukum-HAM

Bom Kecil, Berdampak Besar

1508053456083.jpgKembali bom bunuh diri yang dilakukan terorisme membuat kehebohan di Indonesia. Bom kecil berdaya ledak rendah itu ternyata bukan hanya membuat panik jemaat gereja Bethel Pekuwaon Solo. Tetapi seketika mengguncang kehidupan sosial, budaya, Politik, ekonomi dan keamanan Indonesia. Tampaknya pesan para teroris tersampaikan. Dengan bom kecil, telah membuat kecemasan dan dampak yang besar.

Bom bunuh diri adalah pesan dari teroris tentang eksistensi dan prinsip radikalismenya masih hidup dan terusik dengan berbagai peristiwa yang ada di dunia atau di Indonesia. Ternyata dampak bagi bangsa ini tidak terpengaruh oleh bom berdaya ledak tinggi seperti bom Bali atau berdaya ledak rendah seperti bom Cirebon atau Solo.

Paska bom kecil itu semua pihak ketakutan dan kebakaran jenggot. Beberapa saat setelah bom meledak gereja Bethel dan gereja seluruh Indonesia di jaga sangat ketat oleh polisi. Semua lalu lintas di Jawa Tengah dilakukan razia besar-besaran untuk mengobok-obok jaringan teroris itu. Bahkan mayat pelaku teroris itupun mendapat kawalan sangat ketat dan luar biasa. Padahal mayat teroris itu tidak mungkin akan melarikan diri.

Biasanya beberapa hari setelah itu pusat perbelanjaan dan jalanan relatif lebih sepi dibandingkan sebelumnya, Hal ini menunjukkan bahwa sebagian warga masyarakat mengalam trauma sesaat.

Respon antisipasi berlebihan dari polisi dan masyarakat tersebut adalah wajar untuk menghindari serangan susulan terorisme. Padahal bila dicermati jarang sekali kejadian bom itu berulang lagi dalam waktu dekat. Biasanya setelah melakukan aksinya, jaringan terorisme dibelakangnya akan segera tiarap seperti tertelan bumi dalam waktu sementara.

Dampak lainnya adalah legitimisasi pemerintahan akan terguncang. Politisi, opisisi atau siapapun yang berseberangan dengan pemerintah atau punya kepentingan tertentu pasti menuding kesalahan pemerintah. Tudingan bahwa intelejen sangat buruk, polisi atau SBY kurang sigap dalam melindungi rakyatnya pasti akan digemakan oleh kelompok ini. Polri khususnya intelejennya dijadikan kambing hitam kesalahan. Padahal Polri selama ini telah menyelesaikan sekitar 700 kasus terorisme. Di antara sebgian teroris dapat ditanangkap sebelum menjalankan aksinya. Bahkan. Tindakan pemberantasan terorisme di Indonesia banyak mendapat apresiasi di dunia Internasional sebagai yang berhasil. Faktanya memang tidak mudah menangani terorisme yang sangat kompleks dan rumit ini. Bahkan Amerika dengan intelejen paling sempurna di duniapun sempat kecolongan akan peristiwa terorisme besar seperti peristiwa 9/11. Terorisme ini dapat dijadikan komoditas untuk menghancurkan legimitasi pemerintahan.

Belum lagi pengaruh tatanan ekonomi. Bila terjadi kepanikan sesaat dapat berpengaruh pada bursa saham dan kepercayaan investor kepada Indonesia.

Melihat dampak yang sangat besar yang sangat luas dan besar itu ternyata dampak teroris bukanlah besar kecilnya bom atau banyak sedikitnya korban. Tetapi mereka mampu melakukan teror sehingga masyarakat dan pemerintah panik dan mengetahui eksistensinya.

Iklan

Kategori:*Hukum-HAM

Tagged as: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s