*Hukum-HAM

Indonesia di Bawah Ancaman Bom : Siaga 1 Teror Bom

Seluruh penjuru Indonesia saat ini sedang diancam teror bom yang sangat mengkawatirkan. Pemerintah melalui Menkopolhukam telah mengumumkan bahwa saat ini seluruh Indonesia dinyatakan dalam Siaga 1 Bom  dalam beberapa hari ke depan. Keputusan ini terkait karena ditemukan bom yang berdaya ledak sangat besar berbobot 150 kg yang diletakkan di jalur pipa gas.

Paket bom ditemukan di jalur pipa gas sekitar 100 meter dari gereja. Bom yang berbobot sekitar 150 kg itu diketahui setelah dilakukan penangkapan 19 pelaku bom buku di pondok kopi desa Cawadas RT 1 RW R kelurahan Duren Sawit Jakarta Timur di dua tempat yang berbeda.

Paket bom itu ditemukan di Jalan Telaga Gading, Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/4/2011) ditemukan warga di dekat pipa gas, depan Gereja Christ Cathedral Serpong. Polisi hingga saat ini masih melakukan penyisiran di lokasi ditemukannya tas ransel tersebut. Tim Gegana Polda Metro Jaya telah mengamankan tas ransel tersebut untuk diselidiki lebih lanjut.

Bom berkekuatan total 150 kg itu masing-masing terbagi dua ditemukan dalam jarak 100 meter. Bila satu bom meledak maka dalam 10 menit berikutnya akan meledak dalam waktu berdekatan. Juga ditemukan Handphone yang masih menyala dengan kekuatan baterai selama 2 hari yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Tampaknya sasaran itu berkaitan dengan tempat ibadah gereja yang hanya berjarak 100 meter. Bila itu terjadi maka ledakan besar sulit dibayangkan kengeriannya kalau terjadi saat perayaan paskah di gereja itu.

Perincian bom yang ditemukan adalah sebuah tas berisi 40 kg bahan peledak, pipa-pipa, karbit, dan berbagai peralatan lainnya.

Tiga akses pintu masuk ke gereja juga dijaga ketat polisi. Sementara, garis polisi (police line) masih terpasang di lokasi penemuan tas ransel yang diduga berisi bom. “Ada tiga unit mobil pemadam kebakaran disiagakan di lokasi kejadian. Mobil pemadam masing-masing satu dari BSD, satu dari SUMMARECON, dan satu unit lainnya dari Lippo Karawaci..

Kapolri Jenderal Timur Pradopo menegaskan bahwa aparatanya saat ini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait ancaman bom di lokasi pipa gas milik PGN Serpong, tak jauh dari Gereja Christ Cathedral, Serpong, Tangerang. Kapolri mengatakan bahwa polisi saat ini terus menelusuri adanya serangkaian ancaman bom dan ledakan bom buku beberapa waktu lalu di Jakarta dan sekitarnya. “Itu adalah rangkaian, dan memang masih dalam proses penyelidikan sehingga segera dilakukan penangkapan. Kaitan masalah (teror bom) yang ada di sekitar Cihuni, Kabupaten Tangerang, saya kira nanti kita sampaikan setelah olah TKP selesai,” ujar Kapolri.

Sutanto, Kepala BIN mengungkapkan serangkaian teror bom ini dilakukan oleh kelompok lama dengan kemampuan yang sama. Bukan kelompok baru yang saat ini diramaikan di media masa.

Ditemukan Handphone sebagai pemicu bom berdaya ledak tinggi

Rangkaian bom berdaya ledak tinggi berbobot 150 kg ditemukan di dekat tempat ibadah

Tim gegana sedang menyisir tempat di gorong-gorong jalur pipa gas

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s