*Hukum-HAM

Daftar 42 Tokoh Nasional Yang Diancam Bom Buku

1508053456083.jpgDi tengah kekawatiran masyarakat Indonesia dalam ancaman teror bom buku, muncul daftar 42 Tokoh Nasional Indonesia yang akan menjadi sasaran teroris untuk  mendapat paket bom selanjutnya.

Di tengah teror bom buku itu, timbul opini dan spekulasi yang tidak bertanggung jawab yang mengatakan masih ada sekitar 42 paket bom lain yang disebar kepada tokoh-tokoh nasional. Tetapi, kepolisian mengaku belum memiliki dan membantah keras adanya daftar tokoh penerima 42 paket bom berupa buku.

Karena daftar  itu hanya sekedar spekulasi maka polisi belum dapat memberikan pengamanan khusus kepada tokoh yang menerima 42 paket bom yang diduga masih tersebar di Jakarta. Polisi hanya bisa mengimbau agar masyarakat perlu ekstra hati-hati jika menerima kiriman paket mencurigakan. Jika menemukan paket mencurigakan, masyarakat sebaiknya langsung menghubungi kepolisian terdekat.

Artis musik ternama Ahmad Dani juga menerima paket yang mencurigakan. Meski sedang diselidiki tim gegana, tetapi polisi mengisyaratkan bahwa buku dan suratnya mirip ke tiga bom buku sebelumnya. Sementara itu di Yogjakarta juga terjadi teror bom di rumah dinas Kapolda DIY, Brigjen Ondang Sutarsa, di Jalan Adisucipto. Pelaku sudah berani meneror pejabat kepolisian nomor satu di DIY pada Rabu malam.

Tiga Teror Paket Bom Buku

Sebelumnya paket heboh itu pertama kali ditujukan kepada aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla di kantor JIL Utan Kayu Jakarta.

Bingkisan paket berisi bom yang ditujukan untuk aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL), Ulil Abshar Abdalla, meledak ketika akan bedrusaha dijinakkan oleh petugas bukan yang bekompeten atau bukan petugas gegana di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur.

Paket Buku Bom berbungkus kertas coklat yang dikirimkan ke Sekretariat Institut Studi Arus Informasi (ISAI) di Jalan Utan Kayu Nomor 68 H, Jakarta Timur, pada pukul 1030 WIB. Paket buku berisi bom tersebut sampai di radio 68H. Buku tersebut bertuliskan “Mereka harus dibunuh karena dosa-dosanya terhadap Islam”. Pengirim paket buku bom tersebut dengan tertulis nama pengirim Sulaiman Ashar Bogor.

Setelah itu bom buku ini juga meneror Mantan Kadensus 88 yang kini menjabat Kepala BNN Gorries Mere di kantor BNN Cawang Jakarta beberapa jam kemudian.

Tidak hanya sampai disitu berikutnya menjelang tengah malam, Ketua Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno, juga menerima paket bom dalam buku di kediamannya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.

Penemuan bom buku di rumah Yapto diketahui setelah dia melaporkan peristiwa kiriman paket bom itu, pukul 21.00 WIB , Selasa (15/3) malam ke Polda Metro Jaya.

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman mengungkapkan bom Utan Kayu. Yapto dan bom Badan Narkotika Nasional berasal dari pengirim yang sama. Alamat pengirimnya sama. Bentuk paketnya sama bentuk buku dan dikirim melalui kurir berbeda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s