Hobi Film

Avatar, Film Terbaik Sepanjang Masa

Avatar, Film Terbaik Sepanjang Masawp-1451437340936.jpg

 

Film fiksi-ilmiah spektakular “Avatar” telah melampaui “Titanic” untuk menjadi film terlaris sepanjang masa, menurut distributor film 20th Century Fox. Avatar adalah film fiksi ilmiah 3-D yang disutradarai oleh James Cameron. Film ini dirilis pada 16 Desember 2009 oleh 20th Century Fox. Film ini berkisah mengenai konflik di dunia yang bernama Pandora, di saat manusia dan penduduk asli Pandora terlibat dalam perang. Film ini akan dirilis dalam format 2D dan 3D, dan juga akan dirilis di teater IMAX 3D.

Pendapatan total dari seluruh negara untuk film karya James Cameron itu mencapai 1,859 miliar dollar AS pada penjualan Senin, mengalahkan pendapatan total “Titanic” senilai 1,843 miliar dollar AS pada periode 1997-1998, kata Greg Brilliant, juru bicara bagi studio News Corp.

Data itu tidak disesuaikan dengan inflasi yang terjadi. “Avatar” memecahkan rekor “Titanic”, yang tampaknya bagai tidak terpecahkan dalam enam pekan lebih sedikit, dan menobatkan Cameron sebagai sutradara luar biasa karena menyutradarai dua buah film terbesar sepanjang jaman. “Avatar” telah menjadi “box office” di Amerika Utara selama enam pekan berturut-turut. “Avatar” juga memimpin di Perancis, China, Jerman dan Russia.

Perlu waktu lima tahun untuk menyelesaikan film tersebut yang dilaporkan sebagai salah satu film termahal dengan dana sedikitnya 300 juta dollar AS.

Cerita Avatar

Film aksi-petualangan itu dibintangi oleh Sigourney Weaver dan berkisah tentang mantan marinir cacat yang dikirim Bumi untuk menyusup ke dalam kelompok alien bertubuh biru setinggi 10 kaki dan membujuk mereka agar mengijinkan majikannya menambang kekayaan alam tempat tinggal mereka.

Jake Sully (Sam Worthington), mantan angkatan laut Amerika Serikat yang terluka dan cacat akibat perang. Ia terpilih untuk berpartisipasi dalam program Avatar, yang memungkinkannya bisa berjalan kembali. Jack menuju ke Pandora, sebuah hutan nan subur yang penuh dengan berbagai macam makhluk hidup yang baik dan makhluk yang mengerikan. Pandora juga rumah bagi suku Na’vi, makhluk yang mirip manusia dengan kehidupan primitif serta memiliki kemampuan seperti manusia. Saat manusia mencoba memasuki Pandora untuk menambang mineral yang ada di sana, suku Na’vi memerintahkan para prajuritnya untuk melindungi negerinya dari ancaman.

Jake direkrut untuk menjadi bagian dari proyek ini. Karena manusia tidak dapat menghirup udara di negeri Pandora, maka mereka menciptakan makhluk yang mirip suku Na’vi yang mereka sebut sebagai Avatar. Di Pandora, dengan tubuh Avatar, Jake dapat berjalan kembali. Di hutan Pandora, Jake melihat banyak keindahan dan bahaya. Ia juga bertemu dengan wanita muda Na’vi bernama Neytiri (Zoe Saldaña).

Seiring berjalannya waktu, Jake berbaur dengan suku Na’vi dan jatuh cinta kepada Neytiri. Pada akhirnya, Jake terjepit antara tujuannya dikirim oleh perusahaan tambang ke Pandora dan suku Na’vi, yang memaksanya untuk memihak pada satu pilihan yang akan menentukan nasib suku Na’vi dan manusia di Pandora

Pandora

Pandora (pengucapan /pænˈdɔərə/ pan-DOHR-ə), adalah bulan fiksi pada film Avatar karya James Cameron dan seting pada permainan video Avatar. Bulan ini mengorbit planet raksasa gas yang bernama Polythemis. Pandora adalah bulan ekstraterestrial yang rindang dengan kehidupan yang unik. Pandora dihuni banyak makhluk cantik, tetapi banyak juga yang mengerikan. Pandora juga merupakan tempat tinggal suku Na’vi. Mereka adalah suku humanoid yang primitif, tetapi secara evolusi lebih maju dari manusia. Dengan tinggi tiga meter, dengan ekor dan kulit berwarna biru, Na’vi hidup dalam kedamaian.

Ciri paling penting Pandora adalah atmosfer berbasis amonianya. Manusia dapat bertahan di permukaan Pandora tanpa alat pelindung, namun mereka memerlukan persediaan oksigen atau mereka akan tewas. Ciri penting lain yang mengundang manusia datang ke tempat ini adalah mineral langka yang disebut “Unobtainium”. Unobtainium memproduksi gaya magnetik yang kuat dan vital untuk memproduksi komponen kapal angkasa Bumi yang maju. Sementara Unobtainium sangat langka di bumi, tapi jumlah Unobtainium sangat banyak di Pandora. Vertebrata di Pandora berevolusi hingga memiliki enam kaki (kecuali Na’vi). Hewan terbang memiliki dua sayap dan empat kaki

Dituduh Menjiplak

Film paling menghasilkan uang sepanjang sejarah, Avatar, diduga menjiplak sebuah novel karya warga China, Zhou Shaomou. Jumat lalu, Pengadilan Beijing menerima pendaftaran gugatan Zhou atas James Cameron, penulis naskah sekaligus sutradara Avatar. “Saya disuruh ke pengadilan Senin nanti untuk memasukkan materi gugatan,” kata Zhou kepada China Daily, Jumat 9 Juli 2010.

Zhou, yang sekarang general manager sebuah perusahaan teknologi tinggi berbasis di Beijing, mengaku telah menghabiskan tujuh tahun untuk menulis novel berjudul “Kisah Gagak Biru,” sebuah novel yang menceritakan perjalanan enam astronot ke sebuah planet asing yang dihuni makhluk berkulit biru.

Avatar 3 Di Bawah Laut

Penggemar film AVATAR tentu masih terpukau dengan indahnya hutan hujan di planet Pandora dari film fantasi tersebut. Tapi ada kabar baru dari sutradara James Cameron tentang film sekuelnya, katanya film kedua ini akan mengambil setting jauh dari hutan dan berada di bawah laut.

Membicarakan film lanjutan AVATAR, Cameron mengatakan: “Sebagian fokusku di film kedua ini adalah menciptakan lingkungan yang berbeda – setting yang berbeda dari Pandora. Dan aku akan lebih fokus pada lautan di Pandora.” Dalam wawancara di Los Angeles Time ini, Cameron juga mengungkapkan kalau karyanya yang berikut akan mengeksplore secara seimbang berbagai imajinasi tapi tidak lagi soal hutan hujan. Tapi sutradara peraih Oscar ini menegaskan kalau penonton masih akan bisa melihat setting sebelumnya, hanya saja akan lebih banyak lagi yang akan ditunjukkan. Selain memastikan seri kedua, Cameron juga tak menutup kemungkinan dengan AVATAR 3.

Sumber : wikipedia dan berbagai sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s